Video survival

Loading...

Sabtu, 12 Maret 2011

Cara bertahan hidup di alam terbuka

oi... salam lestari!!!

Langsung saja keintinya,banyak berbagai cara untuk bertahan hidup di alam,salah satunya ialah insting untuk bertahan hidup tetapi untuk mempermudah melakukannya banyak teknik-teknik yang diciptakan,misalnya teknik perjalanan dan olahraga dialam tanpa merusak lingkungan,seperti (mountain hiking,raffting,telusur pantai,caving,panjat tebing,dll),navigasi darat dan yang lebih ekstrim lagi ialah survival alam yang butuh skill lebih.

Pertama-pertama untuk melakukan kegiatan dialam terbuka contohnya naik gunung ,kita harus mengetahui medan,situasi,tingkat kesulitan,rute yang benar dan keadaan fisik maupun mental individu serta tim.

oke..langsung aja ke tekniknya:

1.membuat manajemen perjalanan secara tepat
2.mempersiapkan dan packing peralatan yang sesuai dan belajar navigasi darat
3.mempersiapkan fisik dan mental
4.membuat rundown sebelum berangkat
5.berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa



teknik survival:
S :Size up the situation
U :Undue haste makes waste
R :Remember where you are
V :Vanguish fear and panic
I :Improve
V :Value living
A :Act like the native
L : Learn basic skill
survival merupakan cara bertahan hidup dialam bebas apabila kita mengalami keadaan situasi tidak normal
Berikut teknik nya:
1.tetap tenang dan jangan menyerah dengan keadaan
2.ingat STOP bila tersesat,STOP merupakan singkatan dari: 
S= Seating, berhenti dan beristirahat dengan santai, hilangkan kepanikan.
= Thinking, berpikir secara jernih (logis) dalam situasi yang sedang dihadapi.
O = Observation, melakukan pengamatan/observasi medan di lokasi sekitar, kemudian tentukan arah dan tanda-tanda alam yang dapat dimanfaatkan atau yang harus dihindari.
P = Planning, buat rencana dan pikirkan konsekuensinya bila anda sudah memutuskan sesuatu yang akan anda lakukan.
3.cari tempat berlindung atau shelter.
ada beberapa tipe shelter yang dapat kita temukan atau dibuat,seperti lahan luas, goa,lubang besar di pohon dan membuat dari ranting dan dedaunan.









4.cari air,sumber air dibagi 2 yaitu tidak langsung maupun langsung.
yang  langsung misalnya dengan menggunakan uap air tumbuhan, air hujan dan mata air.yang tidak langsung seperti:genangan dan lubang air







5.cari makanan,misalnya daun yang tidak berbulu,mamalia dengan menggunakan jerat.
banyak yang bisa temukan di hutan,khususnya hutan tropis untuk dapat dikonsumsi,tapi masalahnya bagaimana untuk mendapatkanya.Untuk mendapatkan makanan di alam tidaklah mudah,dibutukan kesabaran dan kemauan keras,bahkan kita menunggu berhari-hari.
makanan yang mudah didapat:dedaunan seperti keluarga paku-pakuan dan rotan,untuk membedakan yang tidak dan dapat dimakan ialah daunya tidak berbulu,bergetah,berbau tidak sedap.tips makan dedunan liat daun yang dimakan mamalia seperti kera.

contoh perangkap:
-dead fall


spring trap
6.buat api,membuat api dalam keadaan tidak normal dilama tidaklah semudah kita membakar sampah atupun kertas,berikut beberapa teknik membuat api unggun:
1.cari tempat yang kering dan terhindar dari angin kencang
2.buat lubang sedalam 20-30 cm dan kumpulkan bahan yang mudah dibakar
3.ingat unsur pembuat api,yaitu 
  • Penyala Api: material kering yang akan menyala oleh panas atau percikan api. Kita harus menyediakan material yang benar-benar kering agar api cepat menyala. Misalnya: kayu yang diserut, lumut kering, pakis mati, daun-daun kering, serbuk kayu, kain kasa, jerami, bambu serut.dll
  • Pemancing api: material ini kita persiapkan dan akan ditambahkan setelah percikan api terjadi. Material ini akan semakin meningkatkan besarnya api. Misalnya: potongan ranting, potongan kayu kecil, kulit kayu kering dll.
  • Bahan bakar: kayu, bambu, rumput kering, daun kering, kotoran hewan kering, dll.
4.perhatikan terus kesalahan yang kita buat dan jangan menyerah.
5.setelah menyala,jangan didiamkan melainkan tumpuklah ranting-ranting kecil agar menyala lebih lama

contoh gambar:



itulah teknik ala amos nommensen imanuel selanjutnya liat ajah digoogle,,selamat mencoba dan jangan mati....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar